Senja menghilang saat ia masih ingin kupandang begitu juga bintang yg seakan egan temani aku d kala risau dan bimbang datang
hanya sendiri,masih sendiri dan mungkin akan terus sendiri d sini
D altar mimpi yg teramat suyi bersama segelintir mimpi yg terkubur dalam jutaan kerisauan hati
Rapuh aku memang telah begitu rapuh namun tak ada daya untuk aku mengeluh hanya dapat diam dalam hari yg kelam hanya membisu meski hati telah memar membiru
Dimana dirimu balada senja yg dulu slalu buatku tertawa
Dimana kau berada dawai mimpi yg dulu selalu iringi aku bernyanyi
Dinanakah kini guratan senja yg merah merona yg dulu pernah buatku bahagia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar